One of local model for Internet business developed naturally by fotografer.net. Basically, it’s a hobby and social network turns into serious business. The business model is strong, targetted a growing and middle-high class digital photography lovers.
Hobi tak selalu berarti buang-buang uang atau sekedar bersenang-senang. Di zaman kini, hobi semakin menjadi pintu masuk untuk profesi dan bisnis. Salah satunya adalah hobi fotografi yang mencuat pesat seiring perkembangan teknologi kamera digital.
Adalah Fotografer.net atau biasa dikenal dengan inisial FN yang berkembang dari sekedar hobi fotografi menjadi sebuah komunitas serius yang dapat dijadikan contoh social networking yang berhasil dan menjadi sebuah model bisnis.
Dirintis oleh Valens Riyadi dan Kristupa Saragih, FN pertama kali diluncurkan pada tanggal 30 Desember 2002. Jumlah anggotanya mencapai 42.500 orang, sangat besar untuk ukuran sebuah komunitas Internet di Indonesia. Setiap hari, FN dikunjungi hingga 4700 unique visitor dengan interaksi yang intens, baik berupa upload foto, kritik foto, topik forum, serta tanggapan atas posting-posting di forum.
Secara formal, penghasilan yang diperoleh FN berasal dari donasi mulai Rp. 150rb/thn (perunggu) hingga Rp 600rb/thn (emas) dengan fasilitas domain dan microsite. Selain itu, FN juga mengkapitalisasi komunitasnya melalui strategi merchandising (kaos, buku, stiker, topi, dll); pelatihan fotografi, dan kegiatan bersama.
Tak dapat dikesampingkan adalah banner iklan untuk produk-produk fotografi digital yang bertebaran di situs. Sebagai pelopor komunitas fotografi digital yang sangat tersegmentasi, FN memiliki niche market yang kuat dan mestinya memiliki posisi tawar yang tinggi untuk pencarian iklan.
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.
Leave a Comment