Berawal dari blogwalking di tempatnya pak Nukman beberapa minggu yang lalu, aku menemukan artikel mengenai “Long Tail”, sebuah istilah yang dipopulerkan Chris Anderson dan bukunya telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul yang sama.
Long Tail mencoba menawarkan sudut pandang baru dalam dunia bisnis yang selama ini didominasi oleh cara berfikir Pareto (fokus pada sedikit hal tapi yang berdampak besar).
Mengambil sampel Amazon, Long Tail menunjukkan bahwa total pendapatan (revenue) dari Amazon tidak hanya berasal dari penjualan buku Best Seller. Tetapi, dari buku-buku yang hanya laku sedikit, setelah dijajar dan ditotal, ternyata penjualannya melebih buku best seller atau yang dalam konsep Pareto (sedikit hal berdampak besar).
Moral cerita yang kudapat adalah: jangan remehkan yang sedikit atau kecil-kecil. Yang sedikit itu kalau dikumpulkan akan menjadi bukit. (lho… kok kayak ajaran nenek moyang kita ya…he..he..)
Dalam dunia digital, fenomena Long Tail ini menarik, terutama bagi industri-industri yang menjalankan fungsi sebagai “aggregator”, pengumpul massa yang menawarkan banyak hal. Online store, social network, dan portal adalah diantara aggregator yang tak boleh meremehkan si kecil yang berjajar membentuk ekor panjang yang membesarkan nilai perusahaan.
Sementara baru itu yang aku dapatkan dari Long Tail…
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.
Leave a Comment